Antifungal Activity of Cosmos caudatus Kunth Leaf Ethanol Extract Against Candida albicans
DOI:
https://doi.org/10.56711/jms.v5i2.1366Abstrak
Ethanol extract of Kenikir leaves (Cosmos caudatus Kunth) is known to contain bioactive compounds such as flavonoids, tannins, saponins, and phenolics, which exhibit potential antibacterial and antifungal properties. This study aimed to evaluate ycandidiasis. Extraction was performed using maceration with 96% ethanol, yielding an extract with a 10.58% recovery rate. Preliminary screening at 0.1% concentration demonstrated fungal growth inhibition. Subsequent testing of Minimum Inhibitory Concentration (MIC) and Minimum Fungicidal Concentration (MFC) employed the solid dilution technique, revealing both MIC and MFC values at 0.1%. Antifungal activity was further assessed using the agar diffusion method at varying concentrations (2.5%, 5%, and 10%), with ketoconazole as a positive control. The largest inhibition zone (9.22 mm diameter) was observed at 10% concentration. Data were analyzed using one-way ANOVA followed by Tukey’s HSD test, revealing statistically significant differences between 2.5% and 10% concentrations, as well as between 5% and 10%. These findings demonstrate that C. caudatus ethanol extract possesses significant antifungal activity against C. albicans.
Referensi
Itsa NS, Sukohar A, Anggraini DI. Pemanfaatan Cuka Sari Apel sebagai Terapi Antifungi terhadap Infeksi Candida albicans (Kandidiasis). Majority. 2018;11(2):290–295.
Lestari PE. Peran Faktor Virulensi pada Patogenesis Infeksi Candida albicans. Bagian Ilmu Biomedik Laboratorium Mikrobiologi, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember. 2015;113–117.
Lutpiatina L, Amaliah NR, Dwiyanti RD. Daya Hambat Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) terhadap Staphylococcus aureus. Meditory: The Journal of Medical Laboratory. 2017;5(2):83–91. https://doi.org/10.33992/m.v5i2.116
Sari ER, Lely N, Septimarleti D. Uji Aktivitas Antibakteri dari Ekstrak Etanol dan Beberapa Fraksi Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) terhadap Bakteri Penyebab Disentri Shigella sp. Jurnal Penelitian Sains. 2018;20(1):14–19.
Stevani E, Setyaningsih Y, Harfiani E. Uji Efektivitas Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) terhadap Penghambatan Pertumbuhan Jamur Malassezia furfur. Seminar Nasional Riset Kedokteran (Sensorik). 2021;2:202–213.
Mukhriani. Ekstraksi, Pemisahan Senyawa, dan Identifikasi Senyawa Aktif. Jurnal Kesehatan. 2014;7(2):361. https://doi.org/10.1007/s11293-018-9601-y
Vifta RL, Mafitasari D, Rahman E. Skrining Antioksidan dan Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Terpurifikasi Etil Asetat Kopi Hijau Arabika (Coffea arabica L.) secara Spektrofotometri UV-Vis. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia. 2020;8(2):62–68.
Nuryanti S. Aktivitas Antifungi Sari Daun Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Candida albicans. Jurnal Ilmiah Farmasi. 2017;9(2):137–145.
Maryam S, Juniasti S, Kosman R. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Asal Kota Watampone. Jurnal Ilmiah As-Syifaa. 2015;7(1):60–69. https://doi.org/10.33096/jifa.v7i1.21
Rostinawati T, Amalia NA, Wicaksono IA. Activity of Bixa orellana L. Root Extract on Clinical Isolates of Resistant Escherichia coli. Indonesian Journal of Biological Pharmacy. 2021;1(1):9–16.
Rizqi Dwi Ratna Y, Sita Ardani U, Fathiana Z, Rahmatillah A, Trisharyanti KI D. Daya Antibakteri Ekstrak dan Fraksi-Fraksi Daun Jambu Mete (Anacardium occidentale L.) terhadap Staphylococcus aureus. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia. 2015;13(1):103–110.
Kursia S, Aksa R, Nolo MM. Potensi Antibakteri Isolat Jamur Endofit dari Daun Lam. Pharmauho. 2018;4(1):30–33.
Sarlina, Razak AR, Tandah MR. Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Gel Ekstrak Daun Sereh (Cymbopogon nardus L. Rendle) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Penyebab Jerawat. Jurnal Farmasi. 2017;3(2):143–149.
Syamsul ES, Amanda NA, Lestari D. Perbandingan Ekstrak Lamur (Aquilaria malaccensis) dengan Metode Maserasi dan Refluks. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia. 2020;2(2):97–104.
Vambe M, Aremu AO, Chukwujekwu JC, Gruz J, Luterová A, Finnie JF, Van Staden J. Antibacterial and Mutagenic Properties and Chemical Characterisation of Sugar Bush (Protea caffra Meisn.): A South African Native Shrub Species. Plants. 2020;9(1331):1–12.
Sangkoy WJ, Simbala HEI, Rumondor EM. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Pinang Yaki (Areca vestiaria) terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Pseudomonas aeruginosa. Pharmacon. 2023;12(1):1330–139.
Anna M, Romauli T. Uji Aktivitas Ekstrak Daun Pirdot (Saurauia vulcani Kort.) terhadap Pertumbuhan Candida albicans secara In Vitro. Jurnal Bios Logos. 2021;11(1):1–6. http://doi.org/10.35799/jbl.11.1.2021.30564
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
KEBIJAKAN HAK CIPTA
Journal Microbiology Sciences (JMS) merupakan jurnal akses terbuka yang diterbitkan dengan tujuan untuk menginformasikan dan mempublikasikan hasil penelitian untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bindang mikrobiologi secara bebas untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar. Semua artikel dapat diunduh secara gratis. Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal adalah artikel Akses Terbuka yang didistribusikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Manfaat akses terbuka bagi penulis, antara lain:
- Artikel akses gratis dan tersedia secara online dan permanen.
- Penulis memegang hak cipta atas karya mereka.
- Peningkatan visibilitas dan pembaca.
- Tidak ada batasan spasial.
Bagi pembaca untuk menjadi penulis, Tidak ada batasan ruang untuk materi tambahan termasuk gambar, data ekstensif, maupun rekaman video. Dimungkinkan pembaca untuk membaca, mengunduh, mengutip, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan ke teks lengkap dan memungkinkan pembaca menggunakannya untuk tujuan lain yang sah.
HAK CIPTA
Pengajuan manuskrip menyiratkan bahwa karya yang diajukan belum pernah dipublikasikan sebelumnya (kecuali sebagai bagian dari tesis, laporan, atau abstrak), tidak sedang dalam pertimbangan untuk publikasi di tempat lain, dan telah disetujui oleh semua penulis bersama. Setelah manuskrip diterima untuk publikasi, penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka dan memberikan lisensi kepada Journal Microbiology Science (JMS) untuk mendistribusikan karya tersebut di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Lisensi ini memungkinkan pihak lain untuk berbagi (menyalin dan mendistribusikan materi dalam media atau format apa pun) dan mengadaptasi (meremix, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial) dengan syarat memberikan atribusi yang tepat kepada penulis asli, menunjukkan perubahan yang dilakukan, dan mendistribusikan karya turunan di bawah lisensi yang sama. Penulis disarankan untuk mengelola hak kekayaan intelektual, termasuk paten, untuk setiap penemuan baru sebelum publikasi.
DISCLAIMER
Tidak ada tanggung jawab yang ditanggung oleh penerbit dan penerbit bersama, atau oleh editor untuk setiap cedera dan / atau kerusakan pada orang atau properti sebagai akibat dari pernyataan aktual atau dugaan fitnah, pelanggaran hak kekayaan intelektual atau hak privasi, atau kewajiban produk, baik sebagai akibat dari kelalaian atau sebaliknya, atau dari penggunaan atau pengoperasian ide, instruksi, prosedur, produk atau metode yang terkandung dalam materi di dalamnya.

Journal Microbiology Science by Faculty of Pharmacy Universitas Muslim Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
