Phytochemical Screening And Activity Test of Maja Fruit Extract (Aegle Marmelos L.) on Growth Salmonella typhi and Vibrio cholerae
DOI:
https://doi.org/10.56711/jms.v3i2.974Abstrak
Maja fruit (Aegle marmelos L.) contains secondary metabolites that have antibacterial activity in the form of steroids, flavonoids and saponins, which are not used optimally. The target of this study was to observe the antibacterial activity of Maja fruit (Aegle armelos L.) extract on Vibrio cholera and Salmonella typhi. The extraction method formed by maceration and using 96% ethanol solution then the antibacterial activity was tested on the agar diffusion technique. The results of the study show that the range of inhibition zone diameter (mm) is gradual for the Maja Fruit (Aegle marmelos L.) extract test at concentrations of 2%, 4%, 8%. For Salmonella typhi was 13 mm;16,3 mm;19 mm but ciprofloxacin as a positive control was 57mm and DMSO as a negative control did not show any inhibition zone. However, the diameter of the inhibition zone in Vibrio cholera was found to be in the range of 13 mm;18.3 mm;19.6 mm and the positive control ciprofloxacin was 32.3 mm , but the negative control did not have an inhibiting zone. The results of statistical tests showed that Maja fruit (Aegle marmelos L.) extract had antibacterial activity on Vibrio cholerae and Salmonella typhi at the maximum concentration of 2% w/v (P <0.05).
Referensi
Zulita Z., Rani, R., Aulia, M., & Nurhadini. (2018). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Karamunting (Rhodomyrtus Tomentosa) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Shigella sp. Prosiding Seminar Nasional Penelitian & Pengabdian pada Masyarakat: Pangkal Pinang. https://journal.ubb.ac.id/snppm/article/view/618%0Ahttps://journal.ubb.ac.id/snppm/article/download/618/553
Wahyuni, R. A., Putri, I. Y., Jayadi, E. L., & Prastiyanto, M. E. (2019). Antibacterial Activity Of Parijoto Fruit Extract (Medinilla Speciosa) On Bacteria Extended Spectrum Betalactamase (Esbl) Escherichia Coli And Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus (Mrsa). Jurnal Media Analis Kesehatan, 10(2), 106. Https://Doi.Org/10.32382/Mak.V10i2.1250
Agustina, E. (2017). Uji Aktivitas Senyawa Antioksidan dari Ekstrak Daun Tiin (Ficus carica L.) dengan Pelarut Air, Metanol dan Campuran Metanol-Air. Klorofil, 1(1), 38–47. http://dx.doi.org/10.30821/kfl:jibt.v1i1.1240.
Wilujeng S, Kristianto S, Isrianto PL. Pemanfaatan Tanaman Maja (Aegle Marmelos (L.) Correa) Sebagai Upaya Meningkatkan Stamina Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Mulyoagung, Dau, Malang. Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2022; 3(1):80–88
Patil, D. N., Kulkarni, A. R., & Patil, B. S. (2010). Fruit Gum of Aegle marmelos As Pharmaceutical Aid. International Journal Of Pharmacology. 6(1):68-71. https://doi.org/10.3923/IJP.2010.68.71
Badaring, D. R., Sari, S. P. M., Nurhabiba, S., Wulan, W., & Lembang, S. A. R. (2020). Uji Ekstrak Daun Maja (Aegle marmelos L.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Indonesian Journal of Fundamental Sciences, 6(1), 16. https://doi.org/10.26858/ijfs.v6i1.13941
kemenkes RI. Formularies. Pocket Handbook of Nonhuman Primate Clinical Medicine. 2017; :213–218
Ratnah St dan Alfrida Salasa. (2019). Formulasi Sabun Cair Ekstrak Daun Kecombrang sebagai Antikeputihan. Jurnal Media Farmasi, 15(3). https://doi.org/10.32382/mf.v15i2.1125
Harbone, J.B. (2006). Metode Fitokimia: Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan. Edisi Kedua. Institut Tehnik Bandung: Bandung
Salasa, A. M., Sapitri, D. N., Lestari, T. R., Asyirah, A. N. (2018). Aktivitas Antibakteri Rebusan Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Salmonella thypi. Jurnal Media Farmasi, 14(1): 93-96. https://doi.org/10.32382/mf.v14i1.79
Riwanti, P., Izazih, F., & Amaliyah, A. (2018). Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Etanol pada Kadar Flavonoid Total Ekstrak Etanol 50,70 dan 96% Sargassum polycystum dari Madura. Journal of Pharmaceutical-Care Anwar Medika, 2(2), 35–48. https://doi.org/10.36932/jpcam.v2i2.1
Amelinda, E., Widarta, I. W. R., & Darmayanti, L. P. T. (2018). Pengaruh Waktu Maserasi Terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.). Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan (ITEPA), 7(4), 165. https://doi.org/10.24843/itepa.2018.v07.i04.p03
Fauzi, M. N. (2021). Ekstraksi dan Uji kandungan Antioksidan buah maja (Aegle Marmelos (L.)Corr ) dengan metode Spektrofotometri UV-VIS. 1996, 6. http://eprints.poltektegal.ac.id/93/1/Ekstrasi Dan Uji Kandungan Antioksidan Buah Maja.pdf.
Riwanti, P., & Izazih, F. (2019). Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol 96% Sargassum polycystum dan Profile dengan Spektrofotometri Infrared. Acta Holistica Pharmaciana, 2(1), 34–41
Saptowo, A., Supriningrum, R., & dan Supomo. (2022). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Sekilang ( Embeliaborneensis Scheff ) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Jurnal Akualtur Rawa Indonesia. 93–97. https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jari/article/download/18678/7347
Anggraini, W., Nisa, S. C., Da, R. R., & Ma, B. (2019). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 96 % Buah Blewah terhadap Eschericia coli Pharmaceutical Journal of Indonesia, 5(1), 61–66
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
KEBIJAKAN HAK CIPTA
Journal Microbiology Sciences (JMS) merupakan jurnal akses terbuka yang diterbitkan dengan tujuan untuk menginformasikan dan mempublikasikan hasil penelitian untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bindang mikrobiologi secara bebas untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar. Semua artikel dapat diunduh secara gratis. Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal adalah artikel Akses Terbuka yang didistribusikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Manfaat akses terbuka bagi penulis, antara lain:
- Artikel akses gratis dan tersedia secara online dan permanen.
- Penulis memegang hak cipta atas karya mereka.
- Peningkatan visibilitas dan pembaca.
- Tidak ada batasan spasial.
Bagi pembaca untuk menjadi penulis, Tidak ada batasan ruang untuk materi tambahan termasuk gambar, data ekstensif, maupun rekaman video. Dimungkinkan pembaca untuk membaca, mengunduh, mengutip, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan ke teks lengkap dan memungkinkan pembaca menggunakannya untuk tujuan lain yang sah.
HAK CIPTA
Pengajuan manuskrip menyiratkan bahwa karya yang diajukan belum pernah dipublikasikan sebelumnya (kecuali sebagai bagian dari tesis, laporan, atau abstrak), tidak sedang dalam pertimbangan untuk publikasi di tempat lain, dan telah disetujui oleh semua penulis bersama. Setelah manuskrip diterima untuk publikasi, penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka dan memberikan lisensi kepada Journal Microbiology Science (JMS) untuk mendistribusikan karya tersebut di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Lisensi ini memungkinkan pihak lain untuk berbagi (menyalin dan mendistribusikan materi dalam media atau format apa pun) dan mengadaptasi (meremix, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial) dengan syarat memberikan atribusi yang tepat kepada penulis asli, menunjukkan perubahan yang dilakukan, dan mendistribusikan karya turunan di bawah lisensi yang sama. Penulis disarankan untuk mengelola hak kekayaan intelektual, termasuk paten, untuk setiap penemuan baru sebelum publikasi.
DISCLAIMER
Tidak ada tanggung jawab yang ditanggung oleh penerbit dan penerbit bersama, atau oleh editor untuk setiap cedera dan / atau kerusakan pada orang atau properti sebagai akibat dari pernyataan aktual atau dugaan fitnah, pelanggaran hak kekayaan intelektual atau hak privasi, atau kewajiban produk, baik sebagai akibat dari kelalaian atau sebaliknya, atau dari penggunaan atau pengoperasian ide, instruksi, prosedur, produk atau metode yang terkandung dalam materi di dalamnya.

Journal Microbiology Science by Faculty of Pharmacy Universitas Muslim Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
