Production of Antibiotics from Endophyte Fungi Isolates of Bidara Plants (Ziziphus mauritina L.) Isolates Codes IFAZ-6, IFBZ-6, IFDZ-8 With Variations in Carbon Sources
DOI:
https://doi.org/10.56711/jms.v4i2.1149Abstrak
Research has been carried out on antibiotic production from endophytic fungal isolates coded IFAZ-6, IFBZ-6, and IFDZ-8 from bidara plants (Ziziphus mauritina L.) with variations in carbon sources. This research aims to determine antibiotic production with variations in carbon sources. The first stage was the purification of each selected endophytic fungal isolate. The endophytic fungal isolate was inoculated into the fermentation medium using a variety of carbon sources, namely glucose, fructose, and galactose for 21 days. The antibiotic activity was carried out using the agar diffusion method against Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, and Escherichia coli bacteria. The results obtained showed that the glucose carbon source was better in producing antibiotic compounds than the galactose carbon source in endophytic fungal isolates coded IFAZ-6, the glucose carbon source was better in producing antibiotic compounds than the fructose and galactose sources in endophytic fungal isolates coded IFBZ-6, and the fructose carbon source is better at producing antibiotic compounds than the galactose source in endophytic fungal isolates coded IFDZ-8.
Referensi
RI K. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2021 Tentang Pedoman Penggunaan Antibiotik. handbook. 2021
Rokom. Resistensi Antimikroba Ancaman Kesehatan Paling Mendesak, Strategi One Health Perlu Digencarkan
Septiani, Nurcahya dewi E, Wijayanti I. Aktivitas Antivakteri Ekstrak Lamun (Cymodocea Rotundata) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Dan Escherichia coli. Available online at Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology (IJFST) Saintek Perikanan. 2017; 13(1):1–6
Ananda K, Sridhar KR. Diversity of Endophytic Fungi in the Roots of Mangrove Species on the West Coast of India. Can J Microbiol. 2002; 48(10):871–878
Radji M. Peranan Bioteknologi Dan Mikroba Endofit Dalam Pengembangan Obat Herbal. Majalah Ilmu Kefarmasian. 2005; 2(3):113–126
Herlina R, Taebe B, Intan S. Isolasi Fungi Endofit Penghasil Senyawa Antimikroba Dari Daun Cabai Katokkon (Capsicum Annuum L Var. Chinensis) Dan Profil KLT-Bioautografi. Majalah Farmasi dan Farmakologi. 2013; 17(2):39–46
Elviasari J et al. Isolasi Jamur Endofit Daun Beluntas (Pluchea Indica (L.) Less). 2015
Christy Sabbathini G, Pujiyanto S, Puspita Lisdiyanti dan. Isolasi Dan Identifikasi Bakteri Genus Sphingomonas Dari Daun Padi (Oryza Sativa) Di Area Persawahan Cibinong. 2017
Atlas, Ronald M. Handbook of MIcrobiological Media Fourth Edition Volume 1. United States of America: CRC Press. 2004
Willey JM, Sherwood LM, Woolferton CJ. Prescott, Harley, and Klein’s Microbiology. Seventh Edition. New York: McGraw-Hill Higher Education. 2008
Wahid Suleman A, Nurnadya Arna A. Isolasi Fungi Endofit Umbi Talas (Colocasia Esculenta (L.) Schott) Sebagai Antibakteri Terhadap Bakteri Escherichia coli Dan Staphylococcus aureus Secara KLT-Bioautografi. Medical Sains.; 7(1)
Asnita, Kosman R, Harly Nurung A. Isolasi Dan Identifikasi Fungi Endofit Batang Sesuru (Euphorbia Antiquorum L.) Sebagai Penghasil Antibakteri Dengan Metode KLT-BIOAUTOGRAFI. 2020
Rusli, Vicky Syfriani N, Hatta S, Wais M. Optimasi Produksi Antibiotika Isolat Terpilih Fungi Endofit IKD FF-UMI 02 Dari Kulit Buah Delima (Punica Granatum L.) Dengan Variasi Sumber Karbon. As-Syifaa. 2017; 09(01):99–105
Jayasekara LACB et al. Media Optimization of Antimicrobial Activity Production and Beta-Glucan Content of Endophytic Fungi Xylaria Sp. BCC 1067. Biotechnology Reports.; 35. DOI: 10.1016/j.btre.2022.e00742
Kumala S, Pratiwi AA. Efek Antimikroba Dari Kapang Endofi t Ranting Tanaman Biduri. 2014
Triastuti A. Fungal Endophytes as the Source of Medicinal Natural Product Jamur Endofit Sebagai Sumber Obat Bahan Alam. Jurnal Ilmiah Farmasi.; 16(1):1–95
Evi S, Endang K, Arina TL. Pengaruh Variasi Sumber Karbon Terhadap Aktivitas Enzim Isolat Khamir A Dari Limbah Kulit Buah Nanas Madu (Ananas Comocus L.). NICHE Journal of Tropical Biology. 2021; 4(1):1–7
Rahma RA, Widjanarko SB, Sunaryanto R, Yunianta Y. Optimasi Media Fermentasi Aspergillus Oryzae, Penghasil Antijamur Patogen Buah Kakao BUAH Phytophthora Palmivora. Jurnal Agritech. 2015; 35(03):315
Hendrawati RW, Sri P, Siti NJ. Pengaruh Penambahan Sumber Karbon Terhadap Produksi Antibakteri Isolat Endofit A1 Tanaman Ciplukan (Physalis Angulata L.) Terhadap Escherichia coli Dan Staphylococcus aureus. NICHE Journal of Tropical Biology3. 2020; 3(2):80–88
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
KEBIJAKAN HAK CIPTA
Journal Microbiology Sciences (JMS) merupakan jurnal akses terbuka yang diterbitkan dengan tujuan untuk menginformasikan dan mempublikasikan hasil penelitian untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bindang mikrobiologi secara bebas untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar. Semua artikel dapat diunduh secara gratis. Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal adalah artikel Akses Terbuka yang didistribusikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Manfaat akses terbuka bagi penulis, antara lain:
- Artikel akses gratis dan tersedia secara online dan permanen.
- Penulis memegang hak cipta atas karya mereka.
- Peningkatan visibilitas dan pembaca.
- Tidak ada batasan spasial.
Bagi pembaca untuk menjadi penulis, Tidak ada batasan ruang untuk materi tambahan termasuk gambar, data ekstensif, maupun rekaman video. Dimungkinkan pembaca untuk membaca, mengunduh, mengutip, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan ke teks lengkap dan memungkinkan pembaca menggunakannya untuk tujuan lain yang sah.
HAK CIPTA
Pengajuan manuskrip menyiratkan bahwa karya yang diajukan belum pernah dipublikasikan sebelumnya (kecuali sebagai bagian dari tesis, laporan, atau abstrak), tidak sedang dalam pertimbangan untuk publikasi di tempat lain, dan telah disetujui oleh semua penulis bersama. Setelah manuskrip diterima untuk publikasi, penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka dan memberikan lisensi kepada Journal Microbiology Science (JMS) untuk mendistribusikan karya tersebut di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Lisensi ini memungkinkan pihak lain untuk berbagi (menyalin dan mendistribusikan materi dalam media atau format apa pun) dan mengadaptasi (meremix, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial) dengan syarat memberikan atribusi yang tepat kepada penulis asli, menunjukkan perubahan yang dilakukan, dan mendistribusikan karya turunan di bawah lisensi yang sama. Penulis disarankan untuk mengelola hak kekayaan intelektual, termasuk paten, untuk setiap penemuan baru sebelum publikasi.
DISCLAIMER
Tidak ada tanggung jawab yang ditanggung oleh penerbit dan penerbit bersama, atau oleh editor untuk setiap cedera dan / atau kerusakan pada orang atau properti sebagai akibat dari pernyataan aktual atau dugaan fitnah, pelanggaran hak kekayaan intelektual atau hak privasi, atau kewajiban produk, baik sebagai akibat dari kelalaian atau sebaliknya, atau dari penggunaan atau pengoperasian ide, instruksi, prosedur, produk atau metode yang terkandung dalam materi di dalamnya.

Journal Microbiology Science by Faculty of Pharmacy Universitas Muslim Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
