Antibacterial Activity Test of Endophytic Fungi Extraction Kasumba Turate (Carthamus tinctorius L.) Leaves From Galesong against Digestive Tract Infection
DOI:
https://doi.org/10.56711/jms.v4i1.1005Abstrak
Digestive tract infection is still a significant health problem in Indonesia, it caused by pathogenic bacteria. Kasumba turate (Carthamus tinctorius L.) is a medicinal plant that empirically used as measles drug with several compounds such as flavonoids, quinocalcones, polyacetylenes, alkaloids, fatty acids, steroids, proteins and polysaccharides and kasumba turate (Carthamus tinctorius L.) leaves are believed to have antimicrobial activity against several microbes pathogens such as E.coli and S.aureus. This research was conducted to determine endophytic fungi isolates from kasumba turate (Carthamus tinctorius L.) leaves that can provide activity against bacteria that cause digestive tract infections seen from the bioautography profile determination. Three endophytic fungi isolated from kasumba turate (Carthamus tinctorius L.) leaves were purified and observe macroscopically. After purification an antibacterial screening test was conducted by observing the inhibition zone of each isolate; the isolate with largest inhibition zone is IFEDKT-03. Isolates were fermented for 21 days, mycelia and supernatant were separated, and extraction was performed. The endophytic fungi extract of kasumba turate (Chartamus tinctorius L.) leaves has antibacterial activity against Escherichia coli, Salmonella typhi, Shigella dysenteriae, and Vibrio cholera as indicated by Rf values of 0.23, 0.41, 0.49, 0.56, 0.70 and 0.76
Referensi
Lely N. Uji Aktivits Antimikroba Ekstrak Daun Rimbang (Solanum torvum Swartz) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus, Eschercia coli dan Jamur Candida albicans. J Ilm Bakti Farm 2016; 1: 55–58.
Anorital, Andayasari L. Kajian epidemiologi Penyakit Infeksi Saluran Pencernaan Yang Disebabkan Oleh Amuba di Indonesia. Media Litbang Kesehat 2011; 21: 1–9.
Siswoyo UC, Fitrianingsih SP, Hazar S. Studi Literatur Potensi Antibakteri Tanaman Sawo (Manilkara zapota (L.) P. Royen) terhadap Bakteri Penyebab Infeksi Saluran Pencernaan. Bandung Conf Ser Pharm 2022; 2: 272–280.
Maulidiyah, Zakiya, et al. Isolasi Bakteri Rhizosfer Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) yang Berpotensi sebagai Penghasil Senyawa Antibakteri terhadap Bakteri Penyebab Infeksi Saluran Pencernaan. Window of Health: Jurnal Kesehatan, 2020, 132-139.
Pradipta, Ivan S., et al. Identifikasi Pola Penggunaan Antibiotik Sebagai Upaya Pengendalian Resistensi Antibiotik. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 2012, 1.1: 16-24.
Desrini, Sufi. Resistensi Antibiotik, Akankah Dapat Dikendalikan. JKKI: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 2015, 1-3.
Hartanti, H., Sariyanto, I., Yuniza, F. Potensi Bakteri Endofit Daun Pare (Momordica charantia L.) Sebagai Penghasil Senyawa Antibakteri Patogen Penyebab Pneumonia. Jurnal Medika Malahayati, 2023, 6.4: 471-478.
Irwandi, I., dan Astuti, R. A. Isolasi, Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Fungi Endofit Tangkai Daun Murbei (Morus alba L.). 2022.
Rante H, Umar AH, Mau DP. Isolasi Fungi Endofit dari Daun Asam Jawa (Tamarindus indica L .) Sebagai Penghasil Senyawa Antibakteri. Maj Farm dan Farmakol 2021; 25: 66–68.
Rusli R, Kosman R, Melinda P. Penelusuran Fungi Endofit pada Daun Kopasanda (Chromolaena odorata L.) yang Berpotensi Sebagai Penghasil Antibakteri Terhadap Bakteri Penyebab Infeksi Kulit. As-Syifaa J Farm 2020; 12: 64–69.
Suleman AW, Arna AN, Safaruddin. Isolasi Fungi Endofit Umbi Talas (Colocasia esculenta (L.) Schott) sebagai Antibakteri Terhadap Bakteri Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus Secara KLT-Bioautografi. Med Sains J Ilm Kefarmasian 2022; 7: 39–48.
Fitriana F, Nurshitya E. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Isolat Fungi Endofit dari Akar Mangrove (Rhizophora apiculata Blume) Secara KLT-Autobiografi. As-Syifaa J Farm 2017; 9: 27–36.
Hasiani VV, Ahmad I, Rijai L. Isolasi Jamur Endofit dan Produksi Metabolit Sekunder Antioksidan dari Daun Pacar (Lawsonia inermis L.). J Sains dan Kesehat 2015; 1: 146–153.
Intan S. Isolasi Fungi Endofit Penghasil Senyawa Antimikroba Dari Daun Cabai Katokkon (Capsicum annum L. var. chinensis) dan Profl KLT-Bioautografi. 2013.
Deponda RA, Fitriana F, Nuryanti S, et al. Isolasi Fungi Endofit Kulit Buah Merah (Pandanus conoideus Lam.) yang Berpotensi Sebagai Antibakteri Secara Metode KLT-Bioautografi. As-Syifaa J Farm 2019; 11: 147–153.
Rodríguez-Félix F, López-Cota AG, Moreno-Vásquez MJ, et al. Sustainable-green synthesis of silver nanoparticles using Safflower (Carthamus tinctorius L.) waste extract and its antibacterial activity. Heliyon 2021; 7: 1–11.
Maryam S, Nuryanti S, Rahbuddin KEF. Karakterisasi Makroskopik dan Mikroskopik Serta Isolasi DNA Isolat Fungi Endofit Daun Ekor Naga (Rhaphidophora pinnata L.F Schott). As-Syifaa J Farm 2022; 14: 139–147.
Fitriana F, Abdullah AA, Achmar AA. Profil Bioautogram Ekstrak Fermentat Isolat Fungi Endofit dari Daun Galing-galing (Cayratia trifolia L) Sebagai Antibakteri. As-Syifaa J Farm 2019; 11: 17–23.
Sumampouw OJ. Uji Sensitivitas Antibiotik Terhadap Bakteri Escherichia coli Penyebab Diare Balita di Kota Manado. J Curr Pharm Sci 2018; 2: 104–110.
Munfaati PN, Ratnasari E, Trimulyono G. Aktivitas Senyawa Antibakteri Ekstrak Herba Meniran (Phyllanthus niruri) terhadap Pertumbuhan Bakteri Shigella dysenteriae Secara In Vitro. Lentera Bio 2015; 4: 64–71.
Nuryanti S, Rusli, Astuti R. Potensi Fungi Endofit Biji Pinang Sebagai Antibakteri Terhadap Escherichia coli dan Salmonella thypi. Green Med J 2019; 1: 1–9.
Mahardika RG, Roanisca O, Sari FIP. Fenolik Total Fraksi Etil Asetat Daun Pelawan (Tristaniopsis merguensis Grifft.). J Sains dan Edukasi Sains 2020; 3: 8–14.
Paputungan WA, Lolo WA, Siampa JP. Aktivitas Antibakteri dan Analisis KLT-Bioautografi dari Fraksi Biji Kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A. Froehner). Pharmacon 2019; 8: 516–524.
Elfasyari TY, Putri MA, Andayani R. Analysis Rhodamin B pada Lipstik Impor yang Beredar di Kota Batam secara Kromatografi Lapis Tipis dan Spektrofotometri UV-Vis. Pharm J Farm Indones 2020; 17: 54–61.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
KEBIJAKAN HAK CIPTA
Journal Microbiology Sciences (JMS) merupakan jurnal akses terbuka yang diterbitkan dengan tujuan untuk menginformasikan dan mempublikasikan hasil penelitian untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bindang mikrobiologi secara bebas untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar. Semua artikel dapat diunduh secara gratis. Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal adalah artikel Akses Terbuka yang didistribusikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Manfaat akses terbuka bagi penulis, antara lain:
- Artikel akses gratis dan tersedia secara online dan permanen.
- Penulis memegang hak cipta atas karya mereka.
- Peningkatan visibilitas dan pembaca.
- Tidak ada batasan spasial.
Bagi pembaca untuk menjadi penulis, Tidak ada batasan ruang untuk materi tambahan termasuk gambar, data ekstensif, maupun rekaman video. Dimungkinkan pembaca untuk membaca, mengunduh, mengutip, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan ke teks lengkap dan memungkinkan pembaca menggunakannya untuk tujuan lain yang sah.
HAK CIPTA
Pengajuan manuskrip menyiratkan bahwa karya yang diajukan belum pernah dipublikasikan sebelumnya (kecuali sebagai bagian dari tesis, laporan, atau abstrak), tidak sedang dalam pertimbangan untuk publikasi di tempat lain, dan telah disetujui oleh semua penulis bersama. Setelah manuskrip diterima untuk publikasi, penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka dan memberikan lisensi kepada Journal Microbiology Science (JMS) untuk mendistribusikan karya tersebut di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Lisensi ini memungkinkan pihak lain untuk berbagi (menyalin dan mendistribusikan materi dalam media atau format apa pun) dan mengadaptasi (meremix, mengubah, dan mengembangkan materi untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial) dengan syarat memberikan atribusi yang tepat kepada penulis asli, menunjukkan perubahan yang dilakukan, dan mendistribusikan karya turunan di bawah lisensi yang sama. Penulis disarankan untuk mengelola hak kekayaan intelektual, termasuk paten, untuk setiap penemuan baru sebelum publikasi.
DISCLAIMER
Tidak ada tanggung jawab yang ditanggung oleh penerbit dan penerbit bersama, atau oleh editor untuk setiap cedera dan / atau kerusakan pada orang atau properti sebagai akibat dari pernyataan aktual atau dugaan fitnah, pelanggaran hak kekayaan intelektual atau hak privasi, atau kewajiban produk, baik sebagai akibat dari kelalaian atau sebaliknya, atau dari penggunaan atau pengoperasian ide, instruksi, prosedur, produk atau metode yang terkandung dalam materi di dalamnya.

Journal Microbiology Science by Faculty of Pharmacy Universitas Muslim Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
