Aktivitas Iron Chelator Ekstrak Etanol Dan Fraksi Daun Putri Malu (Mimosa pudica L) Terhadap Pasien Thalasemia Menggunakan Metode Fic (Ferrous Ion Chelating)

Penulis

  • M. Wahyu Ariawan Program Studi Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila
  • Ana Indrayati Program Studi Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila
  • Supriyadi Supriyadi Program Studi Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila

DOI:

https://doi.org/10.33096/jffi.v9i2.838

Kata Kunci:

Mimosa pudica L, mimosine, ferrous ion chelating assay, blood serum, HPLC

Abstrak

Thalasemia merupakan penyakit genetik yang disebabkan oleh defisiensi rantai globin α dan β yang menyusun hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya kandungan senyawa mimosin dan konsentrasi optimum mimosin pada tanaman Mimosa pudica L sebagai agen pengkhelat besi pada pasien thalasemia secara in-vitro. Penelitian diawali dengan melakukan ekstraksi dan fraksinasi daun putri malu selanjutnya menguji kadar feritin menggunakan uji Ferrous Ion Chelating (FIC). Pengujian dilakukan sebanyak tiga kali. Selanjutnya dihitung kadar feritin dengan ELISA reader. Tahap akhir, yaitu mengukur kadar mimosin. Mimosin dengan konsentrasi 500 ppm memiliki aktivitas pengkhelat besi dengan persentase penurunan kadar feritin sebesar 84,48%.  Fraksi n-heksan dengan  konsentrasi  500 ppm memiliki aktivitas pengkhelat besi dengan penurunan aktivitas feritin sebesar 81,27%.

Diterbitkan

2022-08-31