EVALUASI PENERAPAN STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS AMPAH KECAMATAN DUSUN TENGAH KABUPATEN BARITO TIMUR

Penulis

  • Argo Widianto Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
  • Ika Purwidyaningrum Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
  • Samuel Budi Harsono Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56711/jifa.v18i1.1470

Kata Kunci:

Evaluasi pelayanan, Puskesmas, Pelayanan farmasi, Peraturan menteri kesehatan nomor 74 Tahun 2016

Abstrak

Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas bertujuan menjamin mutu pelayanan, penggunaan obat yang rasional, dan keselamatan pasien. Meskipun ketersediaan obat di Puskesmas Ampah telah mencapai 100%, pelaksanaan beberapa kegiatan farmasi klinik belum optimal sehingga diperlukan evaluasi kesesuaian pelayanan berdasarkan Permenkes Nomor 74 Tahun 2016. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kesesuaian pelaksanaan pelayanan kefarmasian, capaian indikator, serta kesenjangan pelayanan di Puskesmas Ampah. Penelitian menggunakan metode deskriptif evaluatif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen berupa SOP, LPLPO, kartu stok, resep, serta laporan kegiatan kefarmasian. Data dikumpulkan pada Juli–Oktober 2025 dan dianalisis menggunakan persentase kesesuaian berdasarkan standar Permenkes Nomor 74 Tahun 2016. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar indikator telah memenuhi standar, meliputi pengusulan dan perencanaan obat, penyimpanan sesuai bentuk sediaan dan suhu, pelabelan, penyerahan obat disertai informasi, serta waktu pelayanan (100%). Namun, beberapa indikator belum memenuhi standar, yaitu kesesuaian Formularium Nasional (81,82%), penyimpanan narkotika dan psikotropika (85,71%), obat high-alert (46,67%), obat LASA (50%), distribusi obat (66,66%), penggunaan obat generik (83%), dan kepatuhan pasien (92,51%). Disimpulkan bahwa pelayanan kefarmasian telah memenuhi sebagian besar indikator, tetapi masih memerlukan perbaikan pada aspek pengendalian persediaan dan pelayanan farmasi klinik agar sesuai dengan Permenkes Nomor 74 Tahun 2016

Referensi

Satibi, Prasetyo SD, Rokhman MR, Aditama H. Penilaian Mutu Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. 2023

Ihsan S et al. Evaluasi Mutu Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Seluruh Kota Kendari. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia. 2021; 8(2):107–116

Sahrianti S N, Fajriansyah A, Fajriansyah. Kualitas Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Tampa Padang. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes. 2024; 15(3):443–445

Rahmah A, Yuwindry I, Komaliya R. Evaluasi Penerapan Standar Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Kecamatan Parenggean. Journal Pharmaceutical Care and Sciences. 2024; 5(1):1–10

Fathnin FH et al. Implementasi Standar Pelayanan Kefarmasian Berdasarkan PMK No 74 Tahun 2016 Di Puskesmas Kota Semarang. Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian. 2023; 8(3):1113–1124

Angelina F, Rulianti MR, Maryanti L, Mangunsong S. Evaluasi Penerapan Standar Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu Berdasarkan Permenkes Nomor 74 Tahun 2016. JKPharm Jurnal Kesehatan Farmasi. 2022; 4(2):17–24

Radiah N, Herlina I, Pahmi K. Evaluasi Peneraan Standar Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Dasan Agung Dan Puskesmas Tanjung Karang. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Farmasi. 2024; 12(1):4–7

Yusransyah Y et al. Evaluasi Implementasi Pelayanan Kefarmasian Pada Puskesmas Di Kabupaten Pandeglang Tahun 2024. JIIS (Jurnal Ilmiah Ibnu Sina): Ilmu Farmasi dan Kesehatan. 2025; 10(1):193–207

Tsalsabilla MA, Yulianti T. Evaluasi Pelaksanaan Standar Pelayanan Kefarmasian Di 5 Kota Cirebon Menurut Permenkes Nomor 74 Tahun 2016. Usadha Journal of Pharmacy. 2022; 1(2):186–204

Wulandari D. Analisis SWOT Pada Produk IB Multiguna Bank Jateng Syariah KCPS Semarang Barat (Skripsi). Semarang: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Walisongo Semarang. 2020

Luthfiyah N, Mutiarasari DR, Noviani NE. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Diet Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Kalasan. Media Gizi Ilmiah Indonesia. 2025; 3(2):190–197

Amalia RN, Dianingati RS, Annisaa’ E. Pengaruh Jumlah Responden Terhadap Hasil Uji Validitas Dan Reliabilitas Kuesioner Pengetahuan Dan Perilaku Swamedikasi. Generics: Journal of Research in Pharmacy. 2022; 2(1):9–15

Riana E, Gunawan E, Bakrie NF. Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Sentani Dan Puskesmas Waena, Provinsi Papua. Jurnal Biologi Papua. 2022; 14(1):56–64

Sembiring JS, Thaib CM, Furqan M. Hubungan Kepatuhan Penggunaan Obat Dengan Keberhasilan Terapi Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Pangkalan Budiman Tahun 2023. Jurnal Farmanesia. 2023; 10(2):51–53

Panduwiguna I, Marthen Mbau Y, Rahman RIA. Evaluasi Penerapan Standar Pelayanan Kefarmasian Pada Puskesmas Di Kota Kupang Periode Maret Sampai Dengan Mei Tahun 2023. As-Syifaa Jurnal Farmasi. 2024; 16(2):135–142

Saturi, Wahyono D, Hapsari I. Tinjauan Naratif: Kepatuhan Minum Obat Dan Faktor Keberhasilan Terapi Hipertensi Di Puskesmas Indonesia. Praeparandi: Jurnal Farmasi dan Sains. 2025; 9(1):38–46

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-04